Suasana Malam di Angkringan Lik Man Jogja
Kuliner Legendaris & Malam

Angkringan Lik Man:
Magisnya Kopi Joss & Nasi Kucing

04 Maret 2026 5 menit baca 88.2K views
JK

Tim Jogja Kuliner

Jelajahi Wisata

Secangkir Kopi Joss dengan Arang Membara di Angkringan Lik Man

Sensasi meneguk Kopi Joss dengan asap arang mengepul di udara malam Yogyakarta

Angkringan Lik Man adalah salah satu ikon kuliner malam yang paling melegenda di Yogyakarta. Terletak strategis di dekat Stasiun Tugu dan Tugu Jogja, warung kaki lima ini tidak pernah sepi dari pengunjung. Dikenal dengan konsep lesehan yang sederhana, harga yang merakyat, dan yang paling utama: Kopi Joss—secangkir kopi tubruk panas yang dicelup dengan arang membara. Bagi para wisatawan, merasakan hangatnya Kopi Joss di Angkringan Lik Man adalah ritual wajib saat berkunjung ke kota pelajar ini.

Mengenal Angkringan Lik Man

Angkringan adalah istilah Jawa untuk warung kaki lima yang menjual makanan dan minuman dengan harga sangat terjangkau, biasanya menggunakan gerobak dan tikar lesehan. Lik Man adalah salah satu angkringan tertua dan paling terkenal di Jogja. Warung ini buka 24 jam penuh, menjadikannya tempat singgah favorit bagi para turis yang baru turun dari stasiun, mahasiswa yang pulang malam, hingga pekerja malam yang mencari tempat untuk ngobrol santai.

Suasana di Lik Man sangat hangat dan egaliter. Anda bisa duduk di emperan trotoar sambil melihat lalu-lalang kendaraan kota dan kereta api yang sesekali lewat. Tidak ada jarak antara pembeli dan penjual, semua terasa seperti keluarga besar yang berkumpul di malam hari.

Asal Usul dan Sejarah Kopi Joss

Angkringan Lik Man didirikan oleh Bapak Sastroamidjojo (yang akrab dipanggil Lik Man) sejak era 1960-an. Awalnya, ia berjualan dengan memanggul pikulan, lalu berkembang menggunakan gerobak. Namun, sejarah paling besar dari Lik Man adalah lahirnya Kopi Joss.

"Konon pada tahun 1970-an, ada seorang dokter yang sering nongkrong di tempat Lik Man. Dokter tersebut mengeluh sakit maag dan meminta Lik Man untuk membuatkan kopi yang bisa menetralkan asam lambung. Lik Man kemudian mencoba memasukkan arang membara ke dalam kopi tubruk, dengan keyakinan bahwa arang dapat menyerap racun dan menetralkan asam. Sejak saat itu, Kopi Joss lahir dan menjadi menu paling ikonik."

Hingga kini, meski sudah dizaman modern, proses pembuatan Kopi Joss masih dilakukan secara tradisional. Penjual akan mencelupkan sepotong arang yang membara merah langsung ke dalam gelas kopi tubruk panas, menghasilkan suara mendesis ("joss") dan asap yang mengepul dramatis.

Menu dan Daya Tarik Utama

Ada banyak alasan mengapa wisatawan selalu memasukkan Lik Man ke dalam itinerary kuliner mereka:

Lokasi dan Rute Perjalanan

Angkringan Lik Man berlokasi di Jl. Wongsodirjan, Gondokusuman, Kec. Danurejan, Kota Yogyakarta. Lokasinya sangat mudah ditemukan karena berada di pusat kota.

Rute dari Stasiun Tugu / Malioboro

  1. Dari Stasiun Tugu, Anda hanya perlu berjalan kaki ke arah selatan sekitar 300-500 meter.
  2. Keluar dari pintu selatan stasiun, arahkan langkah ke Jalan Wongsodirjan (sisi barat rel kereta).
  3. Angkringan Lik Man akan mudah terlihat dari ramainya kerumunan orang dan gerobak berwarna kuning/oranye di pinggir jalan.
  4. Jika dari Malioboro, Anda cukup berjalan ke arah utara menuju Tugu, lalu sedikit menyusuri Jl. Wongsodirjan. Becak juga tersedia dengan tarif sekitar Rp 15.000.

Estimasi Harga Menu

Sebagai angkringan, harga di Lik Man sangat merakyat. Anda bisa kenyang dan menikmati kopi hanya dengan uang di bawah Rp 20.000. Berikut estimasi harganya:

Menu Estimasi Harga
Nasi Kucing (per bungkus)Rp 3.000 - Rp 5.000
Kopi JossRp 8.000
Wedang Ronde / Wedang KacangRp 8.000 - Rp 10.000
Teh / Jeruk HangatRp 4.000 - Rp 5.000
GorenganRp 2.000

*Harga dapat berubah sewaktu-waktu. Pembayaran umumnya dilakukan secara tunai, namun beberapa pedagang sudah menerima QRIS.

Fasilitas Lengkap

Walaupun berupa warung kaki lima, Lik Man memiliki fasilitas yang cukup memadai untuk kenyamanan pengunjung:

  • Tempat Duduk Lesehan: Tikar-tikar pandan bersih yang digelar di pinggir jalan dan trotoar.
  • Meja Lipat: Tersedia beberapa meja kecil untuk meletakkan makanan dan minuman.
  • Gerobak Pusat Perbelanjaan: Pengunjung bisa mengambil nasi kucing dan lauk secara mandiri dari etalase gerobak.
  • Area Parkir: Parkir motor tersedia di sepanjang jalan, namun tidak ada parkir khusus mobil.
  • Toilet Umum: Tersedia toilet umum berbayar di sekitar lokasi.

Tips Berkunjung ke Lik Man

Agar pengalaman kuliner malam Anda di Angkringan Lik Man maksimal, perhatikan tips berikut:

Hati-hati dengan Arang

Kopi Joss disajikan dengan arang membara di dalamnya. Jangan langsung meminumnya habis, tunggu hingga arang mati dan mengendap di dasar gelas untuk menghindari debu arang ikut tertelan.

  • Bawa Uang Tunai: Walaupun ada yang terima QRIS, uang tunai pecahan kecil akan sangat mempermudah transaksi saat ramai.
  • Datang Tengah Malam: Untuk mendapatkan suasana paling magis, datanglah sekitar pukul 23.00 - 01.00 WIB. Udara dingin membuat Kopi Joss terasa jauh lebih nikmat.
  • Ambil Sesuai Porsi: Ambillah nasi kucing sesuai yang bisa Anda habiskan. Porsi kecil membuat kita sering lupa dan mengambil terlalu banyak.
  • Jaga Barang Bawaan: Karena lokasinya di pinggir jalan umum, tetap waspadai dompet dan ponsel Anda di kerumunan.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apa itu Angkringan Lik Man?

Angkringan Lik Man adalah warung kaki lima lesehan legendaris di Yogyakarta yang terkenal dengan menu Kopi Joss (kopi dengan arang membara) dan Nasi Kucing. Warung ini buka 24 jam.

Berapa harga menu di Angkringan Lik Man?

Harga di Angkringan Lik Man sangat merakyat. Nasi kucing dihargai sekitar Rp 3.000 - Rp 5.000 per bungkus, dan secangkir Kopi Joss dihargai sekitar Rp 8.000.

Apa itu Kopi Joss?

Kopi Joss adalah kopi tubruk panas yang ditambahkan dengan sepotong arang membara langsung ke dalam gelas. Arang ini dipercaya menetralkan asam lambung dan memberikan sensasi minuman yang unik.

Dimana letak Angkringan Lik Man?

Angkringan Lik Man berlokasi di Jalan Wongsodirjan, Gondokusuman, Yogyakarta, sangat dekat dengan Stasiun Tugu dan Tugu Jogja.

Penutup

Angkringan Lik Man bukan sekadar tempat makan, melainkan bagian dari napas malam Yogyakarta. Dengan secangkir Kopi Joss yang mengepul asap, sebungkus nasi kucing, dan tikar lesehan, Anda telah menjadi saksi bagian dari sejarah kota ini. Tempat ini mengajarkan kita bahwa kebahagiaan terkadang datang dari hal-hal sederhana dan merakyat. Jangan lupa mampir dan rasakan sendiri magisnya Angkringan Lik Man saat Anda berada di Jogja!

JK

Tim Jogja Kuliner

Menjelajahi keindahan wisata dan kelezatan kuliner di seluruh penjuru Yogyakarta.