Di kaki Candi Prambana, ketika rembulan bersinar, bukan lampu sorot yang menyilaukan panggung, melainkan sebuah festival yang akan membawa penontonnya ke zaman purba. Itulah Sendratari Ramayana, sebuah pertunjukan dramatari klasik yang menampilkan kisah Ramayana dengan latar belakang candi yang megah. Keunikan utamanya adalah panggung terbuka di bawah langit, tanpa panggung buatan maupun penerangan buatan, menciptakan nuansa magis yang tak terlupakan.
Sejarah & Filosofi Sasana
Festival ini bermula dari gagasan Sri Sultan Hamengkubawono IX pada tahun 1961. Tujuannya adalah melestarikan Candi Prambanan sebagai pusat kebudayaan dan pariwisata. Nama "Sendratari" mengacu pada panggung terbuka yang digunakan, yang juga mengacu pada daftar penari abdi dalem dalam tata upacara keraton.
Dalam budaya Jawa, Ramayana sering disebut sebagai "Rama Maskumono" (Rama penguasa). Filosofi Sendratari adalah kebersatuan kekuatan kebaikan (Bhirawa) menghadapi kejahatan (Rahwana). Pertunjukan ini bukan sekadar hiburan semata, melainkan juga merupakan media doa permohonan keselamatan bagi negara dan jagat.
Keunikan Panggung Terbuka Tanpa Lampu
Apa yang membedakan Sendratari dari panggung biasa? Jawabannya adalah panggungnya. Di sini, tidak ada panggung permanen, lampu sorot, maupun microphone modern. Suara alami dan temaram api menirupai alam semesta.
Ketika matahari terbenam, penonton mulai menempati tiket kategori (kelas I, II, III). Pertunjukan biasanya dimulai sekitar pukul 18.30 (sore hari) dan berakhir sekitar 22.00 (menjelang malam). Saat pertunjukan berlangsung, fokus bukan hanya pada panggung, tetapi juga pada siluet candi di kejauhan jauh yang ikut menyala gerak para penari.
Harga Tiket & Tips Menonton
Karena ini sangat populer, mendapatkan tiketnya bisa menjadi tantangan tersendiri. Berikut rincian harga tiket terbaru:
| Kategori | Harga Tiket |
|---|---|
| Kategori I (Depan Bangsal) | Rp 20.000 |
| Kategori II (Teras Depan) | Rp 100.000 |
| Kelas VIP (Special Class) | Rp 350.000 |
Tips: Tiket Kategori I sangat cepat habis. Jika Anda ingin kursi duduk di depan panggung, disarankan datang sekitar pukul 16.00 sore hari.
Peta Lokasi
Candi Prambanan berada di perbatasan antara Sleman dan Klaten, mudah dijangkau dengan kendara.
Pertanyaan Umum
Penutup
Menyaksikan Sendratari Ramayana adalah perjalanan waktu yang membawa kita menghayal kisah cinta sejati antara Rama dan Sita. Di tengah penatuhnya candi yang megah dan megahnya, pertunjukan ini menjadi pengalami bahwa seni dan spiritualitas bisa berpadu harmonis. Jika Anda berkunjung ke Jogja, jangan lewatkan momen sakral ini.